oleh

Sosio-Puasa | Hari Ke-8/9 : MAKHLUK PERGI-PULANG

Fenomena ini membuktikan bahwa di kepulauan ini, eksistensi manusia tidak diukur dari di mana ia menetap. Melainkan dari sejauh mana ia mampu merawat ingatan untuk pulang. Wallu’alam Bishawab (***)

Baca Juga  Sosio-Puasa |Hari ke-2/3 : PEGERAS SUARA DAN NEGOSIASI EKOSISTEM RAMADHAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *