oleh

Sosio-Puasa | Hari Ke-8/9 : MAKHLUK PERGI-PULANG

Fenomena ini membuktikan bahwa di kepulauan ini, eksistensi manusia tidak diukur dari di mana ia menetap. Melainkan dari sejauh mana ia mampu merawat ingatan untuk pulang. Wallu’alam Bishawab (***)

Baca Juga  Sosio-Puasa | Hari-16/17 : SUJUD DI BAWAH LANGIT YANG MEMBARA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *