oleh

Catatan Ringan jelang Subuh: Jokowi dan Gibran kini telah menjadi Bidak Catur Kekuasaan Prabowo? — Oleh: Muslim Arbi/Pengamat


Termasuk juga nama Joko Widodo yang sering disebut oleh sejumlah mantan Mentri nya seperti Tom Lembong, Yaqut, Nadiem Makarim, dan juga Sekjen PDIP Hasto Kristianto. Tidak dapat di sentuh oleh Pengadilan.

Dalam sesi foto bersama pada HUT TNI 5 Oktober lalu terlihat Presiden Prabowo tidak bersalaman lagi dengan Jokowi. Penyebutan nama Jokowi dalam oleh Presiden Prabowo tidak lagi disertai gelar Insinyur seperti selama ini.
Pada saat nonton bola di senayan Jokowi terlihat tidak lagi duduk sederet di kursi bersamaan dengan Prabowo sebagaimana foto yang beredar Prabowo di apit oleh Jokowi dan Gibran pada pada upacara bendera HUT RI 17 Agustus lalu.

Baca Juga  (E.K.) Menembus Isolasi Archipelago: Mengapa Indonesia -Centric Berisiko Gagal di Laut Halmahera?

Memang saat Mahkamah Konsitusi (MK) membacakan putusan soal Gugatan Ijazah Gibran Jokowi bertandang ke Kertanegara dan MK memutuskan tidak memakzulkan Gibran dan hanya membuktikan secara meyakinkan Gibran tidak memiliki Ijazah setingak SMA saat mengikuti Pilpres 2024. Dan putusan itu akan di bawa ke DPR – MPR untuk Proses Pemakzulan. Dan akan menjadi papan catur politik yang mengancam kelangsungan dinasty politik Joko Widodo.

Baca Juga  Catatan Pagi Jumat 18:09:26 : KPK Dianggap lakukan pembusukan terhadap Prabowo jika tidak segera TSK Nusron Wahid

Dan semua rangkaian peristiwa di atas memperlihatkan Joko Widodo berserta puteranya – Gibran Rakabuming Raka menjadi Bidak Politik Prabowo untuk lakukan konsolidasi kekuatan untuk membenahi carut-marut negeri ini yang di kelola secara salah oleh rezim dinasti Jokowi selama ini.

Dan Prabowo segera akan mendapat dukungan Rakyat dan dukungan Parlemen untuk membenahi bangsa ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *