oleh

Catatan Ringan jelang Subuh: Jokowi dan Gibran kini telah menjadi Bidak Catur Kekuasaan Prabowo? — Oleh: Muslim Arbi/Pengamat


Naik nya Kapolri Baru dan pembersihan total di tubuh kepolisian oleh Jendral Suyudi itu mengindikasikan pembersihan total di tubuh kepolisian agar polisi kembali ke Citra nya dengan moto Polisi Bersama Rakyat.

Dugaan kuat selama ini polisi di era Sigit lebih cenderung melayani kekuasaan ketimbang melayani Rakyat.

Tagline Polisi Bersama Rakyat dapat di maknai polisi harus sudah kembali ke jati diri nya bersama Rakyat dan bukan untuk pelayan kekuasaan.

Baca Juga  Amar Ma'ruf Nahi Munkar Dalam Memaknai Rahmatan Lil Alamin Sebagai Khalifah di Bumi — Oleh Jacob Ereste

Dalam sejumlah kasus terkait selama 10 tahun kekuasaan Jokowi muncul istilah Parcok. Partai Cokelat yang menyindir arah kepolisian seolah di belokkan untuk melayani kekuasaan dan tidak melayani Rakyat. Meski memegang motto: Polisi, Melindungi, Mengayomi dan Melayani Rakyat.

Dalam dugaan Ijazah UGM palsu. Terlihat Jokowi sangat terlindungi karena orang – orang yang mempersoalkan Ijazah UGM nya di penjara seperti Bambang Tri dan Gus Nur. Juga Roy Suryo dan Dr Tifa harus berurusan dengan pengadilan. Demikian sejumlah nama yang lain masih dalam status tersangka seperti: Rizal Fadilah, Kurnia dan Rustam.
Penanganan kasus Ijazah UGM Joko Widodo ini menjadi catatan yang masih di pertanyakan oleh publik soal sikap Polisi selama ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *