oleh

Amar Ma’ruf Nahi Munkar Dalam Memaknai Rahmatan Lil Alamin Sebagai Khalifah di Bumi — Oleh Jacob Ereste


Usaha keras membangun gerakan kesadaran pemahaman dan pendalaman spiritual minimal sejak 7 tahun terakhir di Indonesia bisa dikata telah memasuki babak berikutnya untuk ditampilkan dalam skala global hingga dapat menyentuh relung hati umat manusia di seluruh permukaan bumi, agar dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, melupakan orientasi duniawi yang jauh untuk mengendus surgawi.

Baca Juga  Jacob Ereste : Semoga Denny Ja Foundation Mampu Mengangkat Derajat & Marwah Bangsa Indonesia Dalam Pergaulan Budaya Dunia

Gerakan kesadaran spiritual global sangat penting dan perlu untuk menahan birahi duniawi yang cenderung menjajah, mencaplok, setidaknya menguasai sumber daya alam untuk kepentingan sendiri, baik dalam skala nasional maupun internasional atas nama negara dan bangsa yang merasa lebih berhak menikmati kebahagiaan, keamanan dan kenyamanan hidup tanpa perduli dengan hak dan kepentingan pihak lain yang berhak untuk hidup layak dan pantas hingga memiliki kepribadian dan kemerdekaan yang sejati.

Baca Juga  MENENUN KEMANUSIAAN DARI RERUNTUHAN — Refleksi dari Pameran Seni Ukraina

Karena itu, perang yang masih terus berkecamuk di berbagai belahan dunia — atas nama dan kepentingan apapun — sedang merumuskan hasil akhirnya dalam perenungan dan permenungan pertobatan dalam penyesalan saat merinci nilai-nilai material dan spiritual yang hangus sia-sia, bahwa untuk menikmati ketenteraman dan kenyamanan dalam hidup yang bahagia tidak perlu melumat kebahagiaan orang lain yang juga memupus kebahagiaan diri sendiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *