Oleh: Muslim Arbi
Pengamat
KPK dianggap publik lakukan pembusukan terhadap pemerintahan Prabowo, jika saja tidak segera menetapkan tersangka dan menahan Nusron Wahid.
Mengapa publik bisa beranggapan demikian?
Dari rangkaian OTT pada 14 September terhadap Dirjen ATR/BPN, Kepala BPN Bogor dan Tangerang, Presdir Summarecon, Ketua DPP Golkar Bidang Hubungan Ormas – Fahd El Fouz Arafiq dan beberapa orang dekat Nusron Wahid ditemukan sejumlah bukti tak terelakkan.
Pertama. Di temukannya 20 Koper Uang yang terverifikasi oleh KPK sekitar Rp 100 Milar lebih. KPK sendiri akui Jumah uang yang di sita terbesar dalam sejarah.









Komentar