oleh

Nilai APH dan Legislativ Tumpul, Akademisi Asal Malut di Jakarta Ini Minta Tokoh Agama dan Adat Nasihati Gubernur Malut, Sherly Tjoanda

-HEADLINE-395 Dilihat

 

TERNATE – Perilaku kepemimpinan  Sherly Tjoanda oleh akademisi asal malut di Jakarta menilai perlu perbaikan yang berarti. Dia mengaku memantau perkembangan kepemimpinan Sherly Tjoanda yang baru seumur jagung tetapi telah melenceng  sehingga butuh langkah perbaikan yang berarti dari komponen agama dan adat di Maluku utara.

Pandangan itu disampaikan Drs.Yusup Hasani, M.Si, akademisi dan tokoh masyarakat Maluku Utara di Jakarta kepada media ini, Selasa 20/9/2026.

Baca Juga  MENYALA! MAKAYOA BERSATU — KIE BESI SUKSES GELAR TURNAMEN DOMENO BERSKALA BESAR DI JAKARTA

Menurut Yusup Hasani, prilaku kepemimpinan Sherly Tjoanda membutuhkan koreksi perbaikan baik dari aparat penegak hukum (APH) dan legislatif. Namun dalam pengamatannya, aparat penegak hukum  dan DPRD Maluku Utara tumpul dihadapan janda mendiang Benny Laos itu.

”Aparat Penegak Hukum baik Kepolisian, Kejaksaan dan KPK tumpul dihadapan Gubernur Sherly Tjoanda, ya mungkin butuh tokoh agama turun tangan menasihati Sherly agar bisa sadar.

Baca Juga  RJ KASUS BELLA 72 SEMAKIN MEMANAS, BEDA VERSI KEJATI MALUT VERSUS KORBAN

Dia mebeberkan sejumlah dugaan kesalahan kepemimpinan Sherly antara lain berjanji kepada korban speedboat Bela 72 tapi diduga tidak ditepati, membuat Pergub nomor 31/2025 tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Malut yang bertentangan dengan aturan, menambang di pulau -pulau kecil seperti di pulau Gebe yang bertentangan dengan Undang -Undang dan merusak lingkungan serta mengangkat pejabat yang terindikasi kasus korupsi.
“ini gambaran prilaku kepemimpinan yang butuh perbaikan”ujar Yusup Hasani

Baca Juga  PEMILIK KAPAL BERLINDUNG DIBALIK NAKODA ? Telaah Pidana Bella 72 Bongkar …………?

Akademisi ini meminta tokoh agama dari agama yang dianut Sherly Tjoanda Katolik dan tokoh adat untuk menasihati Sherly agar bisa memimpin Maluku Utara dengan jujur dan amanah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *