oleh

LATAMLA Desak PT Feni Haltim Buktikan Dokumen AMDAL ke Publik

-HEADLINE-161 Dilihat

JAKARTA — Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) mendesak PT Feni Haltim (FHT) membuka dan memperlihatkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kepada publik.

Desakan itu disampaikan menyusul klarifikasi PT FHT melalui salah satu media online pada Sabtu, 8 Agustus 2026, terkait polemik ketiadaan dokumen lingkungan.

PT FHT Klaim Sudah Kantongi Izin Sejak 2025

Baca Juga  Politisi Sorot Kritis Data APBD Malut 2025: Ada Selisih Rp26 Miliar Antara BPKAD dan Ranperda, Diduga Pembohongan Publik

Dalam klarifikasinya, manajemen PT FHT menyatakan telah memiliki perizinan AMDAL yang diselesaikan pada tahun 2025 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perusahaan juga menyebut konsultasi publik yang digelar di Jakarta saat ini merupakan bagian dari mekanisme penyempurnaan dan revisi dokumen AMDAL.

PT FHT merinci, konsultasi publik itu melibatkan konsultan independen serta dihadiri Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemda Halmahera Timur, Komisi III DPRD Maluku Utara, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga perwakilan masyarakat terdampak.

Baca Juga  Sherly Disarankan Lebih Baik Mundur: “Kelemahannya Banyak Tapi Ambisius, Berpotensi Mengancam Daerah

Perusahaan juga menegaskan proyek Kawasan Industri Buli merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *