TERNATE, 2 Agustus 2026 — Rencana Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp1 triliun menuai penolakan keras. Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara atau FPPPMU mendesak Gubernur Sherly Tjoanda membatalkan rencana itu karena hanya akan menjadi beban baru bagi daerah.“Pinjaman 1 triliun itu menjadi beban daerah. Karena itu maka FPPPMU mendesak Gubernur jangan lakukan pinjaman karena menjadi beban daerah. Sebab daerah ini diperjuangkan, bukan pemberian,” tegas Ketua Umum FPPPMU Arsad Sadik Sangaji.
INGATKAN SEJARAH PERJUANGAN MALUT
Arsad mengingatkan, Maluku Utara berdiri bukan karena hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang para pendahulu.








Komentar