oleh

“HIKMU ILEGAL” vs LEGAL” Perang Dingin HIKMU Askan Naim Belum Selesai.Muncul Saran “MUBESLUB”

-HEADLINE-1409 Dilihat

Sumber internal HIKMU menyebut akar persoalan sudah muncul sejak MUBES.

“Sejak dua bulan sampai hari H MUBES, Nabil M. Salim sudah membuka tawaran calon lain agar dirinya mundur. Tapi responnya tidak ada. Hanya Pak Bul-Bul saja,” ungkap sumber itu.

“Masalahnya tiba hari H muncullah Askan Naim yang mengagetkan. Kemunculan Askan ini diikuti konstalisasi persaingan Nabil versus Askan. Akhirnya Askan terpilih, lalu mereka diduga merubah periode kepemimpinan dari 3 tahun menjadi 5 tahun,” tutup sumber itu.

Baca Juga  GALAK Desak KPK Segera Proses Laporan Dugaan Korupsi Sherly Tjoanda: "Jangan Jadi Lembaga Ayam Sayur"

Anggota lain, Husen Umasangaji menyoroti kelengahan kubu Nabil.
“Kepada kubu Nabil Bul-Bul sebagai penyelenggara, kenapa tidak mengunci pencalonan di tata tertib?”tanya dia.

“Ya kubu Nabil Bul-Bul lengah dengan calon tunggal sampai saat musyawarah muncul nama Askan Naim baru kaget,” timpal sumber lain pro Nabil Bul -Bul.
“Kubu Nabil Bul-Bul kiranya semua benar-benar ikhlas padahal pada ujungnya muncul nama Askan Naim, kita merasa ditikung, kita anggap itu sebagai bukan kekeluargaan lagi”imbuhnya.

Baca Juga  Ternate Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XII, 868 Peserta Termasuk Pemimpin Daerah Bakal Hadir

Desakan Damai dan MUBES Luar Biasa

Perdebatan ini mengundang keprihatinan warga komunitas. Banyak yang meminta konflik diselesaikan secara baik dan sistimatis agar roda organisasi tidak terganggu.

Tak sedikit yang mengusulkan jalan tengah.
“Gelar saja gugatan atau Musyawarah Luar Biasa HIKMU untuk penyelesaian kepengurusan HIKMU yang benar-benar legal dan demokratis,” saran salah satu sumber.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *