TERNATE — Kehadiran PT.Ormat Technoligie Inc dengan bendera PT.Ormat Goethermal Indonesia di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat menuai penolakan luas publik.Baik Tokoh agama, intelektual, LSM, aktivis gerakan, Masyarakat adat serta masyarakat luas menyatakan sikap tegas : menolak kehadiran PT.Ormat Technologie Inc sebagai pengelola proyek Geothermal atau panas buni Talaga Rano, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.
Terbaru, Drs.H.Salim A.Khalik, Kordinator Majelis Permusyawaratan Umat Islam atau M – PUI Provinsi Maluku Utara yang juga Ketua DPW Partai Masyumi sekaligus Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Provinsi Maluku Utara menyatakan sikap pribadinya menolak kehadiran perusahan Yahudi AS yang terafiliasi dengan sistem ekonomi Israel itu.
Menurut mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara ini, PT.Ormat merupakan bagian dari wajah Yahudi Israel, bangsa yang menjajah dan pelaku genosida terhadap warga Gaza — Palestina.
Salim menyentil hubungan sistimatis ekonomi PT.Ormat dengan Israel sangat berbahaya bagi bangsa indonesia terutama umat muslim dunia.Afiliasi ekonomi PT.Ormat kepada Israel jelas dia memungkinkan bagsa Yahudi itu bisa memperkuat kekuatan alutsistanya guna memerangi bangsa Palestina lebih masif lagi.
“Saya kira itu premis yang tak terbantahkan ya, jadi Kita menyatakan sikap : menolak kehadiran PT.Ormat sebagai pengelola panas bumi Talaga Rano, Jailolo, Hal-Bar”ujar Salim Khalik tegas.
Salim menyesalkan pemerintahan Prabowo Subianto ya g ia nilai lengah hingga perusahan Yahudi AS itu lolos sebagai pemenang tender.Salim meminta Pemerintahan Prabowo bijak ditengah luka hati bangsa ini atas kedzoliman yang tidak berperikemanusiaan bangsa Yahudi — Israel terhadap bangsa Palestina – Gaza.
“Saya kira Presiden Prabowo harus bijak ya, air mata umat muslim indonesia yang mayoritas ini ibarat masih membasahi pelupuk mata”tandasnya dengan kiasan.












Komentar