oleh

GUNUNG DUKONO MELETUS : Anggota DPR RI IAK Desak “Zero Tolerance” Pendakian Ilegal, Soroti Standar Keamanan Pariwisata Malut

-HEADLINE-44 Dilihat

TERNATE — Anggota DPR RI Dapil Maluku Utara Izzuddin Alqassam Kasuba menyampaikan duka mendalam atas tragedi erupsi Gunung Dukono yang menewaskan dua WNA Singapura dan menyebabkan satu pendaki lokal hilang. Ia mendesak evaluasi total sistem keamanan pariwisata di Malut, terutama di destinasi berisiko tinggi.

“Atas nama pribadi dan mewakili masyarakat Maluku Utara, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban Sahnaz dan Timo. Saya juga terus mendoakan dan mendukung penuh upaya Tim SAR Gabungan agar saudara kita, Angel, dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Alqassam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga  AR.Fabanyo Kritik Gubernur Sherly: Katanya Kaya Tapi Masih Bebani APBD

“Tidak Boleh Ada Toleransi”: Jalur Ditutup Sejak 17 April, Tapi Pendaki Tetap Naik

Alqassam menyoroti fakta bahwa para pendaki bisa mencapai area kawah padahal jalur resmi sudah ditutup sejak 17 April 2026. Baginya, ini bukti nyata adanya celah pengawasan yang fatal.

“Maluku Utara dianugerahi potensi wisata alam yang luar biasa, namun memiliki risiko geografis yang tidak bisa diremehkan,” tegasnya.

Baca Juga  MUSDA PARTAI GOLKAR MALUT KE VI : Signal Aklamasi Alien Menguat

Ia mendesak tiga langkah konkret untuk mencegah tragedi serupa:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *