TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah Gubernur Sherly Tjoanda menyiapkan gebrakan besar untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas. Dua program unggulan digulirkan: sekolah kedinasan dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk 10 ribu anak tidak sekolah (ATS).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut Abubakar Abdullah menyebut, program ini merupakan komitmen Gubernur Sherly dalam menjawab tantangan pendidikan di wilayah kepulauan.
Sekolah Kedinasan: Pola Pembibitan 60:40
Program sekolah kedinasan dirancang sebagai skema pembibitan SDM dengan melibatkan tiga kampus. Pola pembiayaan “berbagi” diterapkan: 60 persen dari APBD, 40 persen ditanggung peserta.
Kuota awal ditetapkan 30 orang, masing-masing 10 peserta per kampus. Anggaran berada di Badan Kepegawaian Daerah, sementara Disdikbud bersama BKD menyiapkan SOP penjaringan peserta.








Komentar