Beasiswa Digital 1.000 Orang, Prioritas Bidang Kebutuhan Daerah
Tak hanya itu, Pemprov menyiapkan beasiswa pendidikan tinggi berbasis sistem digital. Pendaftaran dilakukan siswa dengan verifikasi lintas instansi, mulai Dinas Sosial hingga perguruan tinggi, untuk memastikan transparansi dan tepat sasaran.
Untuk tahun ini, kuota ditetapkan 1.000 orang. Jika pendaftar melebihi kuota, pemerintah akan melakukan kurasi program studi dengan prioritas bidang sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
“Program ini merupakan terobosan pemerintah daerah untuk menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan,” kata Abubakar.
Langkah ini dinilai sebagai wujud komitmen Gubernur Sherly Tjoanda membangun SDM Malut yang unggul, kompetitif, dan merata hingga ke pulau-pulau terpencil. (*)








Komentar