TERNATE — Sejarah baru tercipta di panggung seni Maluku Utara. Pertunjukan Monolog Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan dari Moloku Kie Raha sukses digelar dan jadi fenomena, Sabtu malam (25/4/2026) di Studio 3 Cinema XXI Jati Land Mall Ternate.
Kurang lebih 150 penonton dibuat terpaku, larut, bahkan meneteskan air mata menyaksikan empat aktor menghidupkan sosok pahlawan nasional dari tanah Kie Raha: Azis Hasyim sebagai Sultan Babullah, Asrul NL sebagai Sultan Nuku, Amal Hasanudin sebagai Sultan Zainal Abidin Sjah, dan Syahrir Ibnu sebagai Salahuddin Bin Talabuddin.
Sutradara: “Ini Sejarah Teater Malut”
Amar Ome, sutradara sekaligus budayawan, tak bisa menyembunyikan kepuasan. “Sangat puas. Terima kasih kepada penulis naskah dan 4 aktor yang malam ini tampil luar biasa — penguasaan materi, penguasaan panggung, dan dramatisasi,” ujarnya antusias.
Ini adalah monolog pertama dalam sejarah teater Maluku Utara. Naskah digarap empat penulis: Saiful Bahri Ruray, Asgar Saleh, Herman Oesman, dan almarhum Irfan Ahmad.








Komentar