TERNATE — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kembali diterpa kritik tajam. Kali ini, Ketua DPW Partai UMAT Malut Abdurahim Fabanyo membongkar sejumlah pos anggaran yang dinilai boros dan “mencederai komitmen efisiensi” di tengah rakyat yang terjepit krisis ekonomi.
Kepada media ini di Cafe Kopi Literasi, Selasa (5/5) sore, mantan pimpinan DPRD Malut itu menyebut tiga item yang jadi sorotan: sewa Hotel Bella Rp500 juta, anggaran perawatan kulit Rp540 juta, dan sewa speedboat sebagai kendaraan dinas laut.
Sewa Hotel Milik Sendiri Rp500 Juta per Tahun
Abdurahim menyoroti kebijakan Pemprov Malut menyewa salah satu ruang di lantai IV Hotel Bella sebagai kediaman dinas Gubernur di Ternate. Hotel mewah itu, kata dia, milik Sherly sendiri.
“Pemprov sewa salah satu ruang di lantai IV Hotel Bella, hotelnya milik Gubernur Sherly sebagai kediaman dinas Gubernur di Ternate sebesar Rp500.000.000,” ungkap Abdurahim.
Ia menilai kebijakan ini berpotensi korupsi. Pasalnya, Pemprov sudah membangun rumah dinas Gubernur di Sofifi yang baru direhab dengan anggaran lebih dari Rp8 miliar. Padahal di era Gubernur Thaib Armaiyn, bangunan itu hanya menghabiskan Rp3 miliar lebih.








Komentar