Alat canggih yang dibeli dari uang pajak rakyat—yang mestinya dipakai untuk mengendus teroris dan gembong narkoba—malah dialihfungsikan menjadi mainan politik.
Targetnya siapa?
Mainstream media menyebut nama yang membuat kita tertegun: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Bukan cuma kepala negara. Jaringan intersepsi senyap ini merangsek ke mana-mana: menteri, ketua umum partai, pimpinan media, hingga aktivis LSM yang kritis.
Semua direkam. Semua didengar. Ruang privat direbut paksa. Demokrasi yang kita bangun dengan darah dan air mata reformasi, dikencingi dari dalam oleh mereka yang digaji untuk melindunginya.
-000-
Operasi Senyap di Widya Chandra
Bagaimana cerita ini bermula? Selalu ada kepanikan sebelum badai besar.
Semuanya berawal dari operasi senyap Divpropam di kawasan elite Widya Chandra.
Sunyi.
Tanpa sirine.
Tanpa sorot kamera televisi.
Divisi pengawas internal Polri itu bergerak senyap mengamankan sejumlah perwira tinggi sebelum barang bukti berupa server, harddisk, dan kode sandi keburu dimusnahkan.
Di sinilah letak ujian sesungguhnya bagi institusi kepolisian.
Biasanya, dalam tradisi birokrasi kita, borok institusi gemar ditutup rapat di bawah karpet. Dibiarkan busuk sendiri asalkan citra luar tetap klimis.








Komentar