TERNATE, PU – Beredar video yang menayangkan satu unit rumah di Desa Kaputusan, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), yang mendapat bantuan perumahan tidak layak huni dari Pemprov Maluku Utara dengan narasi pekerjaan terbengkalai.
Dalam video tersebut, perekam menyoroti rumah yang masih dalam proses penyusunan batu tela, pintu dan jendela belum terpasang, sambil menarasikan:
“Ini bantuan ni, rumah Provinsi yang tidak abis-abis ni, carita dia kontraktor ni model deng, kase foya masyarakat saja. Anggaran 35 juta kong model bagini, ini ibu lihat ni ngoni pe kontraktor.”
Perekam juga bertanya kepada penerima bantuan soal anggaran. “Ini bagaimana ni, ini bantuan 35 juta ini kan belum selesai nih, akan doi/anggaran 35 juta ni akan selesai ni doi/anggaran tidak cukup. Pasir 1 dumtruk berapa ni,”yang dijawab pemilik rumah Rp 2.200.000 per dumtruk, sehingga 4 dumtruk senilai Rp 8.800.000.
Terkait video tersebut, Koordinator Kabupaten (Korkab) Halmahera Selatan Program Bantuan RTLH dan Dapur Sehat Tahun 2026, dari Dinas Perumahan dan Lawasan Permukiman Pemprov Malut, Sahril, memberikan klarifikasi.









Komentar