Ia menjelaskan, penerima dalam video tersebut adalah David Amana, yang merupakan penerima bantuan (PB) pengganti dari total 25 penerima bantuan RTLH dan Dapur sehat di Desa Kaputusan. PB awal mengundurkan diri sehingga digantikan oleh David Amana.
“Bapak David Amana ini mulai mengerjakan pembangunan atau bahan yang didistribusi dari pihak supplier itu mulai dari tanggal 2 Oktober 2026, sehingga video yang dikirim tanggal 25 Oktober berarti ada kurun waktu kurang lebih 23 hari masa pembangunan,” ujar Sahril melalui voice note, Minggu (26/10/2026).
Menurutnya, pihak supplier telah menyalurkan bahan material sekitar 80 persen di lapangan, sementara progres pembangunan fisik telah mencapai di atas 75 persen.
“Untuk PB tersebut sampai sekarang bahannya tahap 1 juga belum dibayarkan di pihak supplier karena statusnya masih PB pengganti, masih menunggu rekening dari bank yang belum diterbitkan, sehingga proses pembayaran tahap 1 masih terkendala, sementara proses pembangunan masih on progress,” jelasnya.
Sahril menegaskan, waktu pelaksanaan belum habis dan masih berjalan hingga November 2026. Sisa bahan seperti daun jendela dan daun pintu masih dalam tahap pembuatan di mebel dan sisa batu bata akan segera diantar setelah pencairan tahap 1.
“Jadi kalau dalam video dikatakan bantuan yang terbengkalai saya rasa keliru, harusnya dikonfirmasi dulu ke Korkab atau TFL-nya. Bangunan ini tetap jalan, baru 23 hari progresnya sudah 75 persen, itu luar biasa,” tegasnya.









Komentar