oleh

WASPADA REVOLUSI WARNA SEDANG CIPTA KONDISI JAGA KEDAULATAN RAKYAT

-Artikel/Opini-2091 Dilihat

 

Oleh Prihandoyo Kuswanto : Ketua Pusat Studi Kajian  Rumah Pancasila

PENDAHULUAN .

APA ITU “REVOLUSI WARNA”?
Istilah ini memang dipakai untuk menyebut perubahan politik lewat tekanan massa besar-besaran, seperti yang terjadi di Georgia 2003, Ukraina 2004, dll.
Ciri umumnya:*l
1. Isu pemicu Korupsi, Pemilu, UU
2. Simbol & Warna Gerakan pakai atribut sama
3. Peran NGO & Medis Menguatkan narasi yang sama dimulai dengan filem Dirty Vote kemudian Pesta Babi isi utama nya pemerintah di stikma penjajah jadi jangan heran kalau Fatima dan kawan kawan nya di UI menstikma hentikan penjajahan pada rakyat kemudian rebut kemerdekaan semua ini mentor nya ya orang orang pembuat filem Pesta Babi itu dan ini jelas seksli Demo mahasiswa buksn berdiri sendiri ada benang merah nya dengan Ksbinet Bayangan .

4. Dukungan asing Pelatihan, pendanaan, narasi Dugaan bahwa CELIOS (Center of Economic and Law Studies) yang masuk dalam “Kabinet Bayangan” patut diduga dibiayai pihak asing merupakan pandangan atau tudingan yang sangat masuk akal oleh sebab itu PPATK harus segarah melakukan pembuktian .

Baca Juga  Harapan Pada Hasil Muktamar ke-35 NU di Dapat Menjaga Oase Spiritualitas Untuk Umat Agar Tidak Semakin Tersesat — Oleh Jacob Ereste

Catatan: Sampai hari ini belum ada putusan pengadilan di Indonesia yang menyatakan ada “revolusi warna”. Tapi kewaspadaan itu wajib. Menjadi tugas negara melalui badan Intlejen Negara

4 FAKTA YANG BISA KITA CEK BERSAMA* ISU DATA YANG BEREDAR CATATAN HUKUM

Revisi UU TNI Tujuan: penempatan prajurit di kementerian/lembaga dan penanganan bencana Bukan untuk “dwifungsi”. Rakyat memang butuh TNI saat bencana. Wajib dikaji di DPR

NED – National Endowment for Democracy,  LSM dari AS. Website resmi NED memang memuat daftar hibah ke LSM di banyak negara termasuk Indonesia Hibah ke LSM itu legal. Yang ilegal: kalau dipakai untuk makar/sepakatis mendirikan Kabinet bayangan membiayai demo untuk menjatuhkan pemerintahan yangsah

Baca Juga  Milad 60 Tahun KAHMI: Dari Konflik Internal Menuju Konsensus Kepemimpinan Nasional.

IRI – International Republican Institute Memang ada program pelatihan kepemimpinan partai & sipil di Indonesia Legal selama tidak ikut kampanye & tidak danai kandidat secara langsung

INDONESIA GELAP
Narasi kritik kebijakan pemerintah
Kritik boleh. Tapi kalau ajak makar/pemisahan dari pemerintahan yang sah adalah pidana

Kesimpulan: Ada dana, ada pelatihan, ada. Tapi apakah itu “skenario besar”? Itu butuh bukti hukum dari aparat: PPATK, BIN, Densus.harus melakukan penyelidikan

Keadaan hari ini sudah di prediksi oleh bapak pendiri negeri ini jawaban nya mari kita simak dan baca kembali sejarah bangsa ini .
JAWABAN MENURUT “ROH PROKLAMASI” & 4 SERANGKAI BAPAK BANGSA KITA

ISU ANCAMAN INDONESIA BUBAR

Agitasi + Pemisahan Daerah yang mengancam Indonesia bubar dan sudah
diingatkan oleh SOEPOMO: Negara Integralistik. Persatuan di atas golongan

YAMIN: Ber kepribadian Nasional
bersumber dari budaya bangsa Nusantara
BUNG KARNO: Amanat Penderitaan Rakyat.
Entakanlah pikiran Individualsme ,Liberalisme ,Kapitalisme sumber dari kolonialisme .
BUNG HATTA: Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

Baca Juga  Laku Spiritual Semakin Mendesak Untuk Pemimpin dan Pejabat Publik Mengatasi Korupsi di Dalam Korupsi — Oleh : Jacob Ereste

Tolak pikiran dan meniru membebek pada Asing

UUD 2002 Liberalisme Kapitalisme menggati Pancasila .
Kekuasaan diperebutkan banyak banyakan suara kalah menang kuat kuatan pertarungan banyak banyakan uang curang curangan inilah demokrasi liberal demokrasi homogen yang dipaksakan oleh jongos jongos asing pada masyarakst yang heterogen dengan 1340 suku 17.300pukau berbagai adama dan golongan adat istiadat dijadika satu dengan demokrasi
Homogen yang pastas untuk Anerika yang hanya ada dua Partai politik dan budaya yang hampir seragam
Kabinet Bayangan” Inkonstitusional”
UUD 1945 Pasal 17: Hanya ada Kabinet Presidentidak ada kabinet bayangan .
Akibat demokrasi liberal Rakyat jadi Kuda Tunggangan** **

JANGAN JUAL KEDAULATAN ATAS NAMA DEMOKRASI PADA ASING

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *