Spiritualitas itu dasarnya kejujuran, keikhlasan, kesabaran, penuh kasih dan sayang, rendah hati, bersahaja, penuh pengertian, pemaaf dan mau mendengar dan memahami pemikiran serta pendapat orang lain, kendati tidak setuju dengan pemikiran dan pendapat tersebut.
Jadi, satu saja dari prasyarat itu tidak terpenuhi, maka dengan sendirinya pemahaman dan pengertian spiritualitas itu gugur dengan, untuk kemudian harus disempurnakan kembali. Sehingga tiga pilar utama dari spiritualitas yang harus di tegakkan oleh etika (tradisi, budaya dan adat istiadat yang bernilai baik), moral yang membangun suasana hati tetap bersih dan suci, lalu jiwa yang tenang dan nyaman tanpa ambisi dan beban yang bersifat duniawi dapat meneguhkan akhlak mulia manusia yang diperoleh langsung dari Tuhan, sehingga manusia yang bersangkutan layak disebut khalifatullah — wakil Tuhan — di bumi yang langsung dititahkan dari langit.
Itulah sebabnya untuk mereka yang telah mencapai level tertentu dalam kematangan spiritual dapat memahami suasana di langit yang memiliki tujuh lapis itu yang acap disebut dalam bahasa agama adalah sidratul muntahan.









Komentar