oleh

GALAK Resmi Laporkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ke KPK

-HEADLINE-774 Dilihat

“Menggunakan dasar hukum yang sudah mati berarti melanggar hierarki peraturan perundang-undangan. Ini ultra vires, ” tegasnya.

Parahnya, Pergub tersebut kemudian dipakai sebagai payung hukum pelaksanaan proyek swakelola Rumah Dinas Gubernur Maluku Utara, yang di dalamnya meliputi pembangunan Istana Rakyat dan Pos Jaga. Total anggaran proyek itu mencapai Rp8,8 miliar lebih.

Baca Juga  “DIDUGA ADA POLA PEMBOHONGAN ANGGARAN ” EKONOM UMMU SOROT SALDO KAS PEMPROV MALUT RP695,77 MILIAR

“Kuat dugaan ada motif KKN di dalamnya. Ketika aturan dipermak dengan Pergub yang dasarnya ilegal, maka ruang untuk intervensi dan penunjukan langsung pasti terbuka,” tandas Muslim.

Muslim membeberkan, swakelola proyek rumah dinas Gubernur bernilai miliaran rupiah itu bertentangan dengan Perpres yang berlaku.

Selain itu, muslim juga mengungkapkan bahwa berdasarkan LHP BPK, terdapat sejumlah dugaan korupsi lainya.

Baca Juga  Polemik Tarian Cakalele, KH. Muhammad Kasuba: Serahkan Proses Hukum, Togale Diminta Menahan Diri dan Jaga Ketenangan

”Semua sudah terlampir dalam LHP BPK yang kita serahkan ke KPK”tandasnya lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *