TERNATE — Lonjakan okupansi Hotel Bela sejak Gubernur Sherly Tjoanda dilantik, berbanding terbalik dengan angka kemiskinan di Maluku Utara. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk ketidakadilan dalam pengelolaan APBD.
Hal itu disampaikan Arsad Sadik Sangaji, mantan tim pemenangan Sherly-Sarbin dan Ketua FPPPMU atau Forum Pejuang Pwmekaran Provinsi Maluku Utara, dalam pernyataan kritisnya, Selasa 5 Agustus 2026.
Okupansi Hotel Naik, Kemiskinan Ikut Naik
Arsad menyorot data BPS yang menunjukkan Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Ternate naik dari 44,22% pada Mei 2026 menjadi 45,65% pada Juni 2026.
“Sejak Ibu Sherly dilantik, Hotel Bela seperti jadi Kantor Gubernur kedua. Rapat, terima tamu, kegiatan SKPD, semua dipusatkan di hotel milik sang penguasa,” kata Arsad.
Ironisnya, di saat yang sama BPS mencatat penduduk miskin Maluku Utara bertambah 3,04 ribu orang. Pada Maret 2026 jumlahnya mencapai 77,85 ribu orang.Persentase kemiskinan naik dari 5,59% menjadi 5,79%.









Komentar