oleh

“Hotel Bela Makin Kaya, Rakyat Miskin”, Ketua FPPPMU : APBD Dipakai Makmurkan Hotel, Bukan Rakyat

-HEADLINE-3777 Dilihat

 

TERNATE — Lonjakan okupansi Hotel Bela sejak Gubernur Sherly Tjoanda dilantik, berbanding terbalik dengan angka kemiskinan di Maluku Utara. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk ketidakadilan dalam pengelolaan APBD.

Hal itu disampaikan Arsad Sadik Sangaji, mantan tim pemenangan Sherly-Sarbin dan Ketua FPPPMU atau Forum Pejuang Pwmekaran Provinsi Maluku Utara, dalam pernyataan kritisnya, Selasa 5 Agustus 2026.

Baca Juga  MIRIS! Gubernur Sherly Tjoanda Lantik Pejabat "Terperiksa", Dugaan Kasus Tipikor Rp19,8 Miliar

Okupansi Hotel Naik, Kemiskinan Ikut Naik

Arsad menyorot data BPS yang menunjukkan Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Ternate naik dari 44,22% pada Mei 2026 menjadi 45,65% pada Juni 2026.

“Sejak Ibu Sherly dilantik, Hotel Bela seperti jadi Kantor Gubernur kedua. Rapat, terima tamu, kegiatan SKPD, semua dipusatkan di hotel milik sang penguasa,” kata Arsad.

Baca Juga  KASUS SPEEDBOAT BELA 72: Dr. Hendra Karianga, SH.MH Sebut RJ Cacat Hukum, Sherly Harus Diperiksa

Ironisnya, di saat yang sama BPS mencatat penduduk miskin Maluku Utara bertambah 3,04 ribu orang. Pada Maret 2026 jumlahnya mencapai 77,85 ribu orang.Persentase kemiskinan naik dari 5,59% menjadi 5,79%.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *