oleh

“Hotel Bela Makin Kaya, Rakyat Miskin”, Ketua FPPPMU : APBD Dipakai Makmurkan Hotel, Bukan Rakyat

-HEADLINE-2642 Dilihat

 

TERNATE — Lonjakan okupansi Hotel Bela sejak Gubernur Sherly Tjoanda dilantik, berbanding terbalik dengan angka kemiskinan di Maluku Utara. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk ketidakadilan dalam pengelolaan APBD.

Hal itu disampaikan Arsad Sadik Sangaji, mantan tim pemenangan Sherly-Sarbin dan Ketua FPPPMU atau Forum Pejuang Pwmekaran Provinsi Maluku Utara, dalam pernyataan kritisnya, Selasa 5 Agustus 2026.

Baca Juga  Abdurrahim Fabanyo: "Republik dan Federasi Sama-Sama Liberal. Kita Harus Kembali ke Piagam Jakarta"

Okupansi Hotel Naik, Kemiskinan Ikut Naik

Arsad menyorot data BPS yang menunjukkan Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Ternate naik dari 44,22% pada Mei 2026 menjadi 45,65% pada Juni 2026.

“Sejak Ibu Sherly dilantik, Hotel Bela seperti jadi Kantor Gubernur kedua. Rapat, terima tamu, kegiatan SKPD, semua dipusatkan di hotel milik sang penguasa,” kata Arsad.

Baca Juga  Kecam “Catut” Nama di Struktur dan Proposal Dana Pelantikan HIKMU, Askan Naim : Saya Akan Cek Panitia.

Ironisnya, di saat yang sama BPS mencatat penduduk miskin Maluku Utara bertambah 3,04 ribu orang. Pada Maret 2026 jumlahnya mencapai 77,85 ribu orang.Persentase kemiskinan naik dari 5,59% menjadi 5,79%.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *