oleh

Kecam “Catut” Nama di Struktur dan Proposal Dana Pelantikan HIKMU, Askan Naim : Saya Akan Cek Panitia.

-HEADLINE-334 Dilihat

JAKARTA — Jelang pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Keluarga Maluku Utara (PP HIKMU) pada 22 Agustus 2026, internal warga Maluku Utara di Jakarta diliputi pro kontra. Pemicunya: dugaan pencatutan nama sejumlah tokoh dalam proposal dana pelantikan tanpa persetujuan.

Nama Nabil M. Salim, Ketua Umum HIKMU periode 2021-2026, tiba-tiba muncul dalam struktur kepengurusan di proposal yang beredar ke berbagai lembaga dan pejabat.

Baca Juga  Muslim Arbi: Kepala Daerah Bukan "Oposisi", Jangan Tunggangi ASN untuk Lawan Kebijakan Presiden Prabowo

Askan Naim, Ketua Umum terpilih HIKMU periode 2026-2031 mengaku akan mengecek kembali ke panitia perihal issu pencatutan sejumlah nama di struktur dan proposal bantuan dana pelantikan ini kemudian menyampaikan klarifikasi secara utuh.

Nabil Salim: Saya Sudah Tolak, Tolong Hapus Nama Saya

Nabil mengaku kaget. Ia menegaskan sudah menolak ajakan masuk kepengurusan HIKMU 2026-2031 sejak 3 hari setelah musyawarah.

Baca Juga  PELANTIKAN PENGURUS KADIN MALUT : ANINDYA BAKRI LANTIK MUKSIN THALIB DAN DIHADIRI KONGLOMERAT JAMES RIADY

“Saya telah menolak ajakan masuk kepengurusan pengurus PP HIKMU 2026 – 2031. Bagaimana nama saya ada di proposal dana pelantikan yang tersebar di berbagai lembaga dan pejabat,” ujar Nabil yang akrab disapa “Bul-Bul” ini.

Ia meminta namanya segera dihapus dan seluruh proposal yang mencantumkan namanya ditarik.
“Hari ini saya kaget juga nama saya masuk dalam pengurus HIKMU dan dibawa-bawa dalam proposal. Itu sangat tidak beretika. Tolong segera dihapus, bila perlu semua proposal ditarik dan dihilangkan nama saya,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *