oleh

Catatan kecil dari Tepian Kali Brantas — Susanah si Pengupas Bawang. Bagian dari Desain mengacaukan situasi?


Sebelum nya presiden jadi bulan-bulan karena dalam pidato lontarkan istilah Londo Ireng. Londo Ireng pun jadi gorengan. Padahal itu kritikan kelakukan sebagian anak bangsa yang kelakuan nya mirip penjajah Belanda.

Dalam kesempatan podcast dengan seorang youtuber di Bogor 3 Agustus lalu di sebuah resto di Bogor. Saya mendapat info dari si Youtuber tersebut.

Baca Juga  Korupsi Lewat "Jalan Tol" Pilihan Tersingkat Untuk Cepat Kaya Raya di Indonesia — Oleh Jacob Ereste

Dia bilang: Bang Nanti ada skenario untuk jatuhkan Prabowo saat pidato di bulan Agustus memperingati kemerdekaan. Di buat pidato yang di baca Prabowo akan bikin Rakyat marah. Sehingga rakyat akan ramai-ramai turun ke jalan untuk protes ke Presiden. Bahkan saat itu. Presiden akan di paksa turun karena rakyat sudah tidak percaya lagi. Kalau dilihat dari kasus kupas bawang di Pidato Presiden itu. Bisa jadi info soal rencana Agustus itu benar.

Baca Juga  CATATAN REDAKSI : APAKAH GUBERNUR SHERLY TJOANDA TELAH MELAKUKAN ABUSE OF POWER ?

Nah – dari pidato Presiden yang sebut Susanah pengupas bawang yang gajinya Rp 700 ribu per kg itu – apa- bisa dianggap sebagai bagian dari skenario mendelegitimasi Presiden Prabowo? Lalu akan di susul dengan kemarahan rakyat dan juga mahasiswa seperti 1998?

Tetapi Komgidi sudah bikin klarifikasi untuk luruskan pidato Presiden soal Susanah. Yang benar itu pendapat nya Rp 700 per kg dari kupas bawang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *