oleh

Korupsi Lewat “Jalan Tol” Pilihan Tersingkat Untuk Cepat Kaya Raya di Indonesia — Oleh Jacob Ereste


Fenomena orang Indonesia ingin cepat kaya raya melalui jalan pintas, tidak lagi percaya dengan melalui pesugihan, seperti mitos yang sudah lapuk dalam sejarah legenda yang sulit dicerna oleh akal sehat. Tapi sekarang ada “jalan toll” korupsi seperti yang semakin marak dan parah dilakukan justru oleh aparat penegak hukum yang seharusnya melakukan pencegahan dan pemberantasan bukan hanya untuk negara agar tidak mengalami kerugian sehingga semakin tidak berdaya untuk mensejahterakan hidup rakyat. Karena yang tidak kalah penting dari pencegahan dan pemberantasan tindak kejahatan korupsi diantaranya yang terpenting adalah pandemi korupsi tidak terus menular, seperti fenomena yang semakin kentara menggejala untuk dilakukan oleh pemain lain yang belum memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Baca Juga  CATATAN PILDUN BUNG USSER : Kandidat Juara Bertumbangan, Siapa OTW Juara ?

Hasrat untuk cepat kaya raya di Indonesia ditempuh melalui “jalan tol korupsi” menilep duit rakyat yang dikumpulkan pemerintah untuk dikembalikan sebagian kepada rakyat dalam bentuk program pembangunan, bantuan, subsidi serta upaya lain guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu proyek pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah dominan menjadi sasaran korupsi melalui berbagai cara, mulai dari awal perencanaan proyek yang sudah sering terjadi lewat renten, ijon, meminta down payment dimuka, hingga proses pelaksanaan program yang dilaksanakan itu untuk dilelang kepada pelaksana proyek hingga proses pembangunan proyek tersebut sampai diterima dan diresmikan secara sah oleh pemerintah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *