HALMAHERA UTARA — Erupsi mendadak Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (8/5/2026), menjebak 20 pendaki. Hingga kini, dua pendaki berkewarganegaraan Singapura dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya belum ditemukan.
Tim SAR gabungan berpacu dengan waktu menembus hujan abu dan medan terjal untuk mengevakuasi korban. Dari 20 pendaki yang terjebak, 15 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.
2 WNA Singapura Meninggal, 3 Pendaki Belum Ditemukan
Dua korban meninggal dikonfirmasi bernama Timo dan Sahnas, warga negara Singapura. Sementara tiga pendaki yang masih dalam pencarian, salah satunya diketahui bernama Enjel.
Operasi penyelamatan berlangsung dramatis karena aktivitas vulkanik Dukono masih terus berlangsung. Tim bergerak hati-hati di tengah sebaran abu pekat dan potensi letusan susulan.














Komentar