oleh

Malut Tidak Menuntut Merdeka, Tapi Tambah Kursi DPR RI : Akademisi Kritik Keadilan Representasi Pusat

-HEADLINE-127 Dilihat

TERNATE. — Wacana penambahan 20 kursi DPR RI di Prolegnas langsung direspons Partai NasDem Maluku Utara dengan menggelar dialog publik. Bagi akademisi Hukum Tata Negara UMMU, Dr. Abdul Aziz Hakim, langkah itu patut diapresiasi sekaligus jadi momentum emas menagih keadilan representasi: Maluku Utara yang kini hanya punya 3 kursi layak ditambah minimal 4 kursi.

Baca Juga  Legislator PKS di Komisi XII Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pemenang Lelang Proyek Geothermal Talaga Rano, Hal- Bar.

“Kita patut mengapresiasi langkah NasDem Malut merespon program legislasi nasional soal penambahan kursi DPR RI. Ini kabar gembira sekaligus penyemangat bagi rakyat Malut, khususnya parpol,” kata Aziz, Kamis (16/4/2026).

Kaya SDA, Miskin Kursi: Ketimpangan Representasi

Aziz menilai Maluku Utara mengalami defisit keadilan teritorial dan ekonomi. “Nilai sejarah Malut untuk republik, bahkan dunia, luar biasa. Kekayaan SDA-nya melimpah. Tapi dari perspektif keadilan teritorial dan ekonomi pembangunan masih ketinggalan, bahkan kelihatan tidak ada perhatian khusus oleh pusat,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *