Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa pembangunan bukan hanya soal semen dan beton. Pembangunan adalah soal “merawat ingatan.”
Dengan membawa pulang jenazah almarhum, Pemkot Ternate sedang melakukan “rekonsiliasi sejarah”.
Mereka ingin memastikan bahwa dalam setiap perayaan kemajuan kota ke depan, “roh dan semangat” Haji Burhan hadir sebagai saksi, bukan sebagai kenangan yang terasing di tanah orang.
Selamat ulang tahun Pemkot Ternate
Di usiamu yang ke-27, engkau tidak hanya bertambah dewasa secara administratif, tapi juga sedang menunjukkan kematangan jiwa.
Engkau menjemput gurumu, nakhodamu, dan saudaramu untuk tidur dalam “keabadian” di bawah bayang-bayang Gunung Gamalama yang perkasa.
Sebab pada akhirnya, setiap pengembara selalu butuh jalan pulang. Dan pada saat nanti, sang nakhoda telah benar-benar sampai di dermaga terakhirnya.
Lahul Fatihah..
Jakarta, 27 April 2026
Pukul: 23 : 18














Komentar