Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Harita Nickel dalam memberikan pendampingan teknis, penyediaan sarana produksi, serta pelatihan peningkatan kapasitas petani.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan mesin perontok padi (thresher) untuk meningkatkan efisiensi pascapanen.
SENTANI: Inisiatif Harita Nickel untuk Pertanian Berkelanjutan
Keberhasilan panen raya ini merupakan bagian dari program unggulan Harita Nickel bertajuk Sentra Ketahanan Pangan Obi (SENTANI). Program ini melibatkan 28 petani aktif dari dua kelompok tani, yakni Akemoriri dan Batu Putih, serta Koperasi Milenial Obi dan Pemerintah Desa Buton.
Community Development Superintendent Harita Nickel, Suryo Aji, menjelaskan bahwa SENTANI dirancang untuk mendorong pertanian berkelanjutan di tengah kawasan industri. “Panen raya ini adalah hasil dari ketekunan petani dan kolaborasi lintas sektor. Kami percaya bahwa pertanian bisa menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat, bahkan di tengah kawasan industri seperti Obi,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan, Harita Nickel juga menginisiasi pengukuhan Kelompok Tani Milenial yang terdiri dari 17 pemuda dari Desa Buton, Jikotamo, dan Akegula. Kelompok ini diharapkan menjadi motor regenerasi petani dan pelopor pertanian modern di Pulau Obi.
Kegiatan panen raya ditutup dengan prosesi panen bersama dan penanaman perdana padi sawah sebagai simbol keberlanjutan musim tanam berikutnya.












Komentar