oleh

Meski coba ditunjukkan di Gelar Perkara Khusus, Tetap saja “Ijazah” 99,9% Palsu

-OPINI-1197 Dilihat

Penggunaan bahan-bahan kimia yang benar dan terukur diatas sangat penting, sebab memang ada juga waktu itu beberapa “Laboratorium Kaki Lima” alias Tukang Cetak Foto pinggir jalan menggunakan Gerobak dan Lampu Petromax yang akrab dengan mahasiswa karena lebih ekonomis tarifnya dibanding studio foto profesional diatas, namun jelas Ada harga ada kualitas, maka hasil cetak PasFoto dari Gerobak ini tidak awet dan sangat mudah terjadinya proses yang disebut Fading (warna memudar / kontras hilang), Color Shift (Warna berubah, misalnya jadi kuning, merah, magenta atau Sepia), Silver Mirroring (kilap keperakan di permukaan foto hitam putih), Yellowing (kertas menguning karena oksidasi & sisa fixer), .Vinegar Syndrome (khusus film seluloid acetate, film berbau asam, melengkung, rapuh) dan Image Bleaching (gambar hilang sebagian atau seluruhnya).

Oleh karenanya, kualitas PasFoto Orang berjas hitam dan berkacamata yang berada pada selembar kertas yang ditunjukkan saat GPK di PMJ kemarin yang masih sangat Tajam dan Kontras sangat tidak berkesuaian dengan kondisi serta fakta teknis apabila benar PasFoto tersebut dicetak tahun 1985 alias 40 tahun silam bila dihitung tahun 2025 ini, kecuali memang PasFoto tersebut hasil Cetakan menggunakan Printer InkJet atau Laser modern dengan sistem Digital. Artinya cetakan PasFoto terebut sama seperti “Keajaiban Font Times New Roman” di Skripsi sebagaimana hasil analisis sebelumnya yang melampaui jaman, karena Font tersebut di Windows baru dikenal setelah tahun 1992.

Kesimpulannya, sebagai Ketua Publisia Photo Club (PPC) UGM 1988-1990, Sekretaris Himpunan Seni Foto Amatir (HISFA) 1992-1994, Anggota Dewan Penyantun Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) 2000-2005, Wakil Ketua Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) 2006-2008 dan pernah menjadi Juara Nasional 1 Foto Perkrebunan 1995, Juara Nasional 1 Foto Parpostel 1995, Juara Nasional 2 Foto Iptek 1998, Juara 1 Rally Foto Fuji di Padang 2002, Juara 1 Rally Foto Fuji di Bandung, Jakarta & Jogja 2003 dan juga menjadi Dosen Fotografi di UGM (1991-2000) dan ISI (1994-2004) saya dengan tegas sekalilagi mengatakan bahwa Selembar Kertas yang ditunjukkan saat GPK di PMJ lalu kalau mau “dipaksakan” sebagai “Ijazah FKT UGM tahun 1985” -belum lagi kalau diuji benar Watermark, Emboss dan Kertasnya secara Carbon Dating- maka bisa dikatakan hal tersebut adalah 99,9% PALSU … !

)* *Dr. KRMT Roy Suryo, M.Kes – Pemerhati Telematika, Multimedia, AI dan OCB Independen – Jakarta, Minggu 21 Desember 2025*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *