oleh

CATATAN PIMRED : PRABOWO SUBIANTO BUKAN PRESIDEN BIASA TAPI THE REAL PRESIDEN


6. Pendidikan Gratis SD – Perguruan Tinggi Negeri: Mengubah Arah Sejarah Bangsa

Dan yang paling monumental: Pendidikan gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi Negeri.

Ini bukan janji, ini adalah perubahan arah sejarah. Jika program ini berjalan penuh, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik, anak seorang pemulung di Ternate dan anak seorang menteri di Jakarta punya akses yang sama ke Universitas Indonesia, ke ITB, ke UGM.

Ini adalah bom waktu keadilan. Dalam 20 tahun ke depan, Indonesia akan dipimpin oleh generasi cerdas yang lahir dari kebijakan ini, bukan generasi yang lolos karena mampu bayar.

Baca Juga  CATATAN REDAKSI ! MBG, Strategi SDM dan Kemandirian Bangsa: Saat Piring Anak Sekolah Jadi Mesin Ekonomi Lokal

7. Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu: Kasus MBG Sebagai Bukti

Inilah pembeda paling telak Prabowo dengan presiden-presiden sebelumnya.

Banyak presiden berani bikin program, tapi tidak berani menghukum orangnya sendiri ketika program itu dikorupsi. Prabowo membuktikan sebaliknya.

Ketika tercium korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), publik mengira akan ditutup-tutupi. Karena yang memimpin program itu di lapangan adalah orang-orang yang dikenal dekat dengan lingkar Timses, relawan, dan jaringan politiknya sendiri.

Baca Juga  (E.K.) Menembus Isolasi Archipelago: Mengapa Indonesia -Centric Berisiko Gagal di Laut Halmahera?

Tapi Prabowo justru memerintahkan: Sikat tanpa pandang bulu!

Pimpinan-pimpinan program MBG, vendor-vendor nakal, hingga oknum yayasan yang mencoba bermain-main dengan uang makan anak-anak sekolah, diseret langsung dalam proses hukum oleh Kejaksaan dan KPK. Tidak ada telepon, tidak ada perlindungan, tidak ada istilah “orang kita atau orang dalam alias ordal”.

Ini adalah pesan paling keras yang pernah dikirim seorang presiden kepada birokrasi dan kepada pendukungnya sendiri: “Jangan coba-coba kau korupsi program rakyat, meski kau merasa orang dekat saya. Saya sendiri yang akan penjarakan kau.”

Baca Juga  27 Maluku Utara, Panggung Kekayaan Cina (Tiongkok) dan Rakyat Malut Miskin — Oleh: Arsad Sangadji, Ketum FPPPMU, Aktivis dan Pemerhati Sosial

Itulah The Real Presiden. Berani memutihkan dosa rakyat kecil, tapi tidak ragu menghitamkan masa depan orang besar yang mengkhianati rakyat, bahkan jika itu dari lingkarannya sendiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *