oleh

Lawan Inflasi : Sekda Dr.H.Rizal Marsaoly Jalin Kemitraan Dengan Probolinggo, Jawa Timur —Jaga Harga Bawang dan Cabai Tetap Stabil

-Kota Ternate-137 Dilihat

Beban makin berat karena aktivitas industri ekstraktif dan tambang besar di Maluku Utara ikut menaikkan permintaan pangan. “Permintaan naik, pasokan tetap. Ini yang bikin harga tidak stabil,” ujarnya.

Jalur Tikus Ditutup, Buka Jalur Langsung ke Probolinggo
Untuk memotong rantai panjang dan tengkulak, TPID Kota Ternate bersama BI Malut kini rutin rapat bulanan memantau stok.

Baca Juga  Siklus Ekologis TNAL Terputus di Garis Pantai, UNKHAIR Usulkan Solusi

Langkah paling strategis: membuka jalur pasokan langsung dari daerah produsen. Probolinggo dipilih karena dikenal sebagai sentra bawang merah dan hortikultura Jawa Timur.

Usai KAD diteken, delegasi Ternate langsung turun lapangan. Mereka menggelar sharing session bersama Asosiasi Bawang Merah Indonesia ABMI Kota Probolinggo.

Komoditas utama yang disasar: Barito – Bawang, Rica, dan Tomat. Tiga komoditas ini paling sering bikin inflasi Ternate melonjak saat musim paceklik.

Baca Juga  Apresiasi Mengalir ! Sekda H.Rizal Marsaoly : Sukses Rakernas XII JKPI Itu Hasil Kerja Sukses Seluruh Komponen

Pedagang Ternate Diajak Deal Langsung dengan Petani Probolinggo
Yang beda dari kerja sama kali ini: Pemkot tidak hanya teken MoU di atas kertas. Lima pengusaha/pedagang besar Barito dari Ternate yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Pemasok Pangan Kota Ternate sengaja dibawa langsung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *