“Saya Mau Proses Ulang Secara Hukum”
Karena merasa dibohongi, Seni kini menyatakan sikap: membatalkan RJ dan kembali ke jalur hukum.
“Saya mau proses ulang. Kita tidak dapat apa-apa juga, yang penting proses secara hukum,” tegasnya.
“Suami meninggal pun kita puas kalau prosesnya jelas. Dia punya nyawa,” katanya.
Ia mengaku siap jika kasus ini kembali disidangkan. “Saya siap. Mau secepatnya atau bagaimana, saya siap,” pungkasnya.
Latar Belakang Tragedi Bella 72
Untuk diketahui, Speedboat Bella 72 meledak di Pelabuhan Regional Bobong, Taliabu, pada Sabtu, 12 Oktober 2024.
Peristiwa itu menewaskan 6 orang : Benny Laos suami Sherly, Ester Tantri, Mubin A Wahid, Nasrun, Mahsudin Ode Muisi, dan Hamdani Buamonabot. 16 penumpang lain luka-luka.
Dugaan awal, ledakan terjadi saat pengisian BBM dengan mesin kapal masih menyala.
Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa Ibu Sherly Tjoanda sebagai saksi di Jakarta.
Kasus Bella 72 kini tidak hanya menyisakan duka, tapi juga luka baru: rasa kecewa keluarga korban terhadap keadilan dan janji para penguasa.









Komentar