oleh

27 Tahun Maluku Utara, Ketua FPPMU Soroti Ketimpangan dan Kemiskinan Melabar diatas Kekayaan

-HEADLINE-182 Dilihat

 

TERNATE — Provinsi Maluku Utara akan merayakan HUT ke-27 dengan pesta pada tanggal 12 Oktober 2026. Konsep Gubernur Sherly Tjoanda : Lampu panggung dinyalakan dan Nassar, Salma, dan Rina Nose dijadwalkan menghibur rakyat.

Namun di balik gemerlap itu, pertanyaan kritis muncul dari Ketua Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara atau FPPPMU, Arsad “Caken” Sangaji : 27 tahun berdiri, untuk siapa sebenarnya Maluku Utara dibangun?

Baca Juga  Sherly — Sarbin Berpotensi Melemahkan Ekonomi Malut

“Perayaan HUT tidak boleh hanya jadi agenda seremonial. Ini harus jadi ruang refleksi: sudah sejauh mana kemajuan benar-benar dirasakan masyarakat?” ujar Arsad Sangadji, Ketua FPPMU, Aktivis dan Pemerhati Sosial, dalam opininya, Kamis (11/9/2026).

Paradoks Kie Raha: Kaya Nikel, Miskin Rakyat

Para pejuang  pemekaran Provinsi Maluku utara tengah gelisah atas negeri yang mereka perjuangkan itu telah dibajak penguasa dan oligarki dari cita – cita luhurnya : Mensejahterakan rakyat Maluku utara.

Baca Juga  “Hotel Bela Makin Kaya, Rakyat Miskin", Ketua FPPPMU : APBD Dipakai Makmurkan Hotel, Bukan Rakyat

Arsad menyebut Maluku Utara kini terjebak paradoks. Di satu sisi, daerah ini jadi *pusat pertumbuhan ekonomi berbasis nikel dan hilirisasi. Investasi triliunan mengalir. Kawasan industri di Weda dan Obi berkembang. Ekspor mineral meningkat. Nama Maluku Utara penting dalam rantai pasok global.

Tapi di sisi lain, pertumbuhan itu tidak turun ke meja makan rakyat.

Baca Juga  Ternate Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XII, 868 Peserta Termasuk Pemimpin Daerah Bakal Hadir

“Rakyat seolah diajak berdiri di depan panggung menyaksikan gemerlap pembangunan yang belum tentu hadir di rumah mereka. Setelah pesta selesai, mereka kembali menghadapi harga pokok mahal, kerja tidak merata, dan pelayanan dasar yang belum optimal,” kritik Arsad.

Sejarah Berulang: Dari Rempah ke Nikel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *