oleh

Mukhtar Adam ajak Cipayung Buat Gerakan Nasional “Nusantara Satu Harga” : Wajud Negara Kesatuan dan Kepulauan Dalam UUD 1945

-HEADLINE-303 Dilihat

 

TERNATE — Semboyan NKRI HARGA MATI hanya menjadi etos yang berpotensi mengerus kesatuan dari harga barang konsumsi yang memiskinkan warga negara di berbagai kepulauan Nusantara, yang akan menjadi potensi jangka panjang dari “Harga Mematikan NKRI” kondisi ini tercermin dari ketimpangan harga di berbagai Provinsi dan kepulauan Nusantara

Baca Juga  “Dana Nganggur Rp1,2 Triliun, Tapi Drama Gub Sherly di Senayan”, Pengamat: Ini Bukan Soal Tidak Ada Uang, Tapi Soal Prioritas dan Etika Pemerintahan

Mahasiswa sebagai pilar perubahan, perlu tampil menyuarakan problem kebangsaan, dari ketimpangan pembangunan 80 tahun Indonesia Merdeka, karena itu momentum menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus 2026, Mahasiswa Maluku Utara perlu membangun konsulidasi nasional untuk bergerak bersama menuntut kepada Presiden Republik Indonesia untuk memastikan setiap anak bangsa hidup layak dari harga yang makin timpang oleh pelaku usaha perdagangan yang menjadi Drakula Penghisap Pendapatan rakyat, dengan menggunakan dalil logistik dan kemahalan distribusi.

Baca Juga  Rusaknya Sungai Halmahera | LATAMLA Desak Moratorium Tambang di Maluku Utara

Gagalnya kebijakan Tol Laut dalam mengendalikan harga, diikuti dengan subsidi komoditi seperti BBM, minyak goreng, dll tidak mengakibatkan rakyat meningkmati harga subsidi, malah penikmat subsidi oleh pera pedagang dari jaringan bisnis oleh para pengusaha hitam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *