oleh

Mukhtar Adam ajak Cipayung Buat Gerakan Nasional “Nusantara Satu Harga” : Wajud Negara Kesatuan dan Kepulauan Dalam UUD 1945

-HEADLINE-228 Dilihat

Fenomena ini hanya terjadi di Papua, Maluku, Maluku Utara, NTT, sebagian Kalimantan, sebagai Sulawesi, dan sebagian sumatera, karena itu gerakan bersama harus dimulai dari Mahasiswa yang memiliki dampak langsung dari fenomena harga yang memiskinkan rakyat termasuk mahasiswa.

Gerakan Nusantara Satu Harga, dapat dilakukan melalui kebijakan Presiden Prabowo terkait Koperasi Merah Putih (KMP), namun dengan pola implementasi yang saat ini tidak akan tepat dalam mengatasi problem distribusi harga barang konsumsi di setiap kepulauan nusantara, karena itu, Mahasiswa perlu mendorong Pemerintah Pusat melalui Presiden Prabowo untuk melakukan Reformasi tata kelola KMP, secara menyeluruh sesuai konstitusi yang diamanahkan.

Baca Juga  Dinilai Tak Paham Mekanisme DBH, Wagub Malut Sarbin Sehe Dikeritik Pengamat

KMP harus dibangun dalam nilai-nilai dasar ekonomi bangsa yang dirumuskan dalam konstitusi sebagai asas ekonomi bersama, meletakan pasar sebagai instrumen konsulidasi ekonomi bangsa, bukan melakukan pembiaran pasar menjadi lahan para oligarki memainkan harga yang tak terkendali.
Fokus Group Disccussion (FGD) bertema “Nusantara Satu Harga” di Ball Room Batik Hotel, Selasa [7/7]. menghadirkan 3 narasumber: Mukhtar Adam (Ekonom Malut), Naslatan Ukhra Kasuba [Politisi Gerindra/Ketua Komisi 1 DPRD Prov], dan Sahroni Ahirto Ahli Kebijakan Publik.

Baca Juga  Siap Bertarung di Musda KADIN Malut | Muksin Thalib Usung 4 Program Menuju KADIN Malut Yang Kuat dan UMKM Naik Kelas

FGD dihadiri perwakilan HMI, IMM, KAMMI, GMKI, BEM dan Aktivis Mahasiswa lintas Universitas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *