Untuk menjaga etika, moral dan akhlak mulia nilai-nilai kemanusiaan — mulai dari masyarakat adat, generasi muda, aktivis pergerakan, politisi dan pengusaha hingga pekerja profesional perlu menekuni dan menghayati dan meningkatkan pemahaman serta kecerdasan spiritual sebagai pembingkai etika, moral dan akhlak yang saling memperkuat antara yang satu dengan yang lain, sehingga tidak terperosok dalam perilaku yang buruk, baik dalam pandangan adat istiadat, tatanan tradisi, budaya hingga pola hidup yang terjerembab pada iming-iming materi yang kini telah menjadi penakar tingkat penghormatan, penghargaan serta citra diri yang palsu dalam upaya menyembunyikan kepribadian palsu. Sementara perilaku dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari sungguh tidak memberi manfaat apa-apa — atau bahkan merugikan — hingga menjadi ancaman bagi kehidupan orang banyak.
Fenomena dari sikap munafik, culas serta khianat sebagai aktivis dan pejuang untuk membela hak-hak rakyat yang terzolimi, baik kultur dan struktur politik yang jahat harus dicegah dengan menekuni dan menghayati laku spiritual sebagai penjaga etika, moral dan akhlak mulia sebagai manusia yang memperoleh amanah dari Tuhan untuk menjaga ketertiban hidup di bumi sekaligus melindungi dari segenap ancaman yang merusak — atau bahkan sekedar mencemari lingkungan hidup — meski dalam lingkup yang terbatas sekalipun.









Komentar