TERNATE, 20 Juli 2026. — Aliansi Masyarakat Pengawas Pemerintahan – TOGAMMOLOKA menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik di Kota Ternate, Rabu 22/7/2026 .Aksi dengan tuntutan penolakan pinjaman daerah Rp1 triliun itu dipusatkan di depan Hotel Bela, hotel bintang 4 di wilayah Jati, Ternate.
Ketua Umum AMPP – TOGAMMOLOKA, M. Iram Galela mengatakan, aksi tersebut dilakukan organisasi pemuda pelajar asal Tobelo, Galela, Morotai, Malifut dan Loloda untuk menolak rencana pinjaman daerah yang diajukan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda.
“Garis besar latar belakang tuntutan kami adalah rencana pinjaman itu tidak relevan dengan kondisi fiskal dan berpotensi disalahgunakan peruntukannya. Di antaranya dugaan pembayaran denda Rp500 miliar PT. Karya Wijaya, perusahaan tambang milik Gubernur Sherly, dan proyek-proyek monopoli,” ujar M. Iram Galela kepada media di lokasi aksi.
Selain menolak pinjaman, massa aksi juga menuntut Gubernur Sherly Tjoanda segera pindah dan menetap di Ibu Kota Provinsi, Sofifi.








Komentar