AMERIKA SERIKAT — Brazil dan Marocco memastikan diri lolos ke babak 16 besar piala dunia 2026 setelah berhasil menuntaskan tugas mereka di babak 32 besar dengan perjuangan yang menegangkan dan melelahkan.
Tim Samba mengkandaskan asa Jepang melalui pertarungan sengit dua babak dengan skor 2-1 dan Marocco berhasil melewati ujian maha berat dari Belanda melalui pertandingan hidup mati 2 babak normal, babak tambahan waktu 2 x 15 menit dan adu pinalti.Hasilnya 4-3 untuk kemenangan Marocco
Lolosnya Brazil dan Maroko ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan dua catatan berbeda, tetapi dengan benang merah yang sama: pertandingan baru selesai ketika peluit akhir dibunyikan.
Dua laga ini menjadi studi kasus tentang bagaimana faktor non-teknis seperti mental, ketenangan, dan konsistensi menentukan hasil di level tertinggi serta faktor The Power Of Ilaihi.Bagaimana penendang terakhir dari Marocco yang menentukan ia mulai dengan komat kamit di bibir seolah berdzikir meminta restu ilaihi dan makbul : gollll.
1. Brazil vs Jepang 2-1: Ujian Mentalitas Tim Juara
Brazil masuk sebagai tim unggulan dengan skuad bertabur bintang dan tradisi 5 gelar Piala Dunia. Namun Jepang memaksa mereka bekerja keras.
Kebobolan pada menit ke-29 melalui aksi individu Sano menjadi titik balik. Gol itu memperlihatkan kelemahan Brazil saat transisi bertahan. Jepang bermain disiplin, rapi dalam organisasi, dan tidak gentar menghadapi nama besar lawan.
Respons Brazil layak diapresiasi. Alih-alih panik, tim melakukan koreksi taktik. Serangan diarahkan ke sisi sayap untuk membongkar blok rendah Jepang. Gol Casemiro melalui sundulan menyamakan kedudukan dan mengembalikan kepercayaan diri.












Komentar