Saat Panggung Depan Mulus, Data di Belakang Panggung Telanjang
Oleh: Muzakir Dodaradaga
“Kepala daerah bukan ajang Piala Citra.”
KALIMAT Presiden Prabowo itu terdengar ringan. Tapi efeknya seperti tamparan berkelas ke banyak kepala daerah. Termasuk ke Maluku Utara. Karena sindirannya kena persis di titik lemah: sibuk mengelola citra, bukan mengelola penderitaan rakyat.
Piala Citra itu panggung akting. Depan layar cantik, belakang layar berantakan. Dan data Malut hari ini, menurut catatan publik, sedang memperlihatkan persis wajah “belakang panggung” itu.
1. Logika Prabowo: APBD Untuk Rakyat, Bukan Untuk Filter Instagram
Inti sindiran Prabowo jelas: jabatan gubernur bukan kontes pencitraan. APBD bukan dana produksi konten. Sumber daya daerah bukan properti untuk “memoles diri”.
“Gubernur bukan ajang Piala Citra, yang menggunakan APBD untuk mengelola media sosial untuk pencitraan. APBD untuk rakyat, bukan untuk pencitraan,” begitu pesan yang ditangkap publik.








Komentar