By.Bung Pimred Pikiran Ummat.
Di tengah bising politik yang sering lebih banyak pidato daripada kerja, ada sosok yang justru sebaliknya: sedikit bicara, banyak bekerja. Dialah Muhamad “Erik” Sinen — disapa akrab Ayah Erik. Akronim MS bukan sekadar nama, tapi cara dia memimpin Kota Tidore Kepulauan: Melangkah Bersama Rakyat dengan kerja nyata.
Muhammad Sinen ditempa di PDI P, partai besutan Ibu Megawati Soekarno Putri.Dia melahap langsung ilmu politik praktis serta pengalaman politik putri sang proklamator RI itu.Hasilnya : motoris ini mampu mengarungi ombak dan arus politik di iklim demokrasi Maluku Utara yang pasang – surut dan panas-dingin. Dan hasil Kongkritnya langka : Ia tercatat sebagai satu-satunya putra daerah yang menuntaskan 4 periode kekuasaan di Tidore Kepulauan: 2 periode sebagai Wakil Wali Kota, lalu dipercaya rakyat kota tidore kepulauan lagi sebagai Wali Kota.Pada titik ini ada kepercayaan publik dalam jejak politik demokrasi seorang ayah Erik.
Di panggung politik Tikep dan Maluku Utara, rekor itu belum ada duanya.
Kunci Suksesnya: Kerja, Bukan Gimmick
Apa rahasianya? Jawabannya sederhana dan membumi: kerja nyata untuk rakyat bukan retorika dalam pidato yang membosankan. Media ini beberapa kali memantau forum pertemuan Wali Kota Tidore dengan mitra pembangunan. Tidak ada retorika panjang. Yang ada adalah arahan cepat, keputusan jelas, dan semangat “urus rakyat dulu”.
Salah satu momen yang terekam kuat adalah saat Orang nomor satu di Tikep ini bertemu jajaran rektorat UMMU Ternate belum lama ini. Di tengah diskusi soal pembangunan pendidikan di Tidore, ia melempar statemen yang kini jadi catatan:
“Pokoknya kalau mau bangun Tidore Kepulauan, saya tidak meko-neko. Atur saja langsung jalan.”









Komentar