oleh

Muslim Arbi: KPK Beri Sinyal akan Proses Hukum Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

-Jakarta-542 Dilihat

“Pastinya gini ya, pimpinan tidak akan mendahului dalam memberikan tanggapan. Karena ada strategi nanti yang akan dilakukan oleh para penyidik,” kata Setyo kepada wartawan di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/5/2026).

Setyo juga menegaskan bahwa penyidik akan mencermati kembali kesesuaian antara berita acara pemeriksaan dengan fakta-fakta yang muncul di persidangan. Hasil pengolahan tersebut nantinya menjadi dasar langkah berikutnya yang akan ditempuh oleh KPK.

Baca Juga  HIPMA HALUT JAKARTA kembali soroti mandeknya PPM PT NHM : Mana Tanggung Jawab PT Nusa Halmahera Minerals?

Bagi Muslim Arbi, pernyataan tersebut menandakan bahwa KPK tidak ingin gegabah, tetapi juga tidak ingin membiarkan perkara berhenti di tengah jalan. Ia menilai publik kini menunggu keberanian KPK dalam menuntaskan dugaan korupsi di tubuh Bea Cukai yang selama ini kerap menjadi sorotan.

“Kasus-kasus di Bea Cukai selama ini sering menimbulkan pertanyaan publik karena menyangkut arus barang impor, fasilitas kepabeanan, hingga dugaan permainan yang nilainya besar. Karena itu, jika KPK serius membongkar perkara ini, publik tentu akan mendukung,” katanya.

Baca Juga  Muslim Arbi Soroti : Jika Sherly Punya Hati Perempuan Murni, Seherusnya Tak Permisif Dengan Kematian Suaminya

Muslim juga menilai posisi Dirjen Bea Cukai menjadi sorotan karena jabatan tersebut memiliki kewenangan strategis dalam sistem pengawasan keluar-masuk barang dan penerimaan negara. Menurutnya, apabila ada dugaan penerimaan uang oleh pejabat di lingkungan Bea Cukai, maka pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke akar persoalan.

“Jangan hanya berhenti pada pelaku lapangan. Harus ditelusuri aliran dana, siapa yang menerima, siapa yang memberi perintah, dan apakah ada jaringan sistematis di dalamnya,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *