oleh

Ketua Buruh Malut Kecewa: “Sherly di May Day IWIP Cuma Seremonial” : Aktivis Kritik Shery Lebih Pro Kapitalisme

-HEADLINE-284 Dilihat

“Sebagai ketua SP KEP SPSI Provinsi Maluku Utara, saya sangat kecewa,” ujarnya.

Pernyataan Masita menambah deretan kritik terhadap Sherly yang sebelumnya juga disorot soal isu denda Rp500 miliar PT Karya Wijaya, pemborosan anggaran, hingga jarang berkantor di Sofifi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemprov Maluku Utara terkait penetapan UMP 2026 dan alasan Gubernur Sherly hanya menaikkan 3%.

Baca Juga  IPM Maluku Utara Naik Tipis, Ekonom UMMU Kritik Arah Belanja Rp3,5 Triliun APBD 2025

Sikap pongah Gubernur Sherly terhadap kritik kebijakan UMP dikritik warga sebagai bentuk tidak komitmenya Gubernur Maluku utara itu terhadap kaum buruh.Padahal mereka telah berkontribusi besar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah Maluku Utara tertinggi di Indoneeia.

”Gubernur tak pro buruh, ia lebih pro kapitalis tambang”pungkas Muslim Arbi(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *