Cipta kondisi dengan agitasi seakan program Pembangunan yang pro rakyat distikma buruk .MBG,Koperasi Merah putih Hilirisasi.
Aneh program untuk rakyat justru di stikma buruk dicari alasan di korupsi dan macsm macam jadi Mahasiswa aktivis itu berjuang untuk siapa ?
Kalau program yang untuk pro rakyat ditentang .
Ternyata aktivis dan mahasiswa sudah menjadi kaki tangan Gorge Soros yang liberal dan kapitalis untuk menghancurkan negeri nya dan telah menebar uang lewat yayasan Kurawa untuk melakukan agitasi dan cuci otak pada aktifis dan Mahasiswa untuk melakukan cipta kondisi dalam rangka pelengseran Prabowo.
Sekarang ini penghancuran Indonesia semakin jelas arah nya dan barisan aktifis sakit hati karena tidak dapat kedudukan atau jabatan .
Dan kelompok anak aba terus melakukan agitasi dengan imajinasi melengserkan Prabowo bahkan teman saya seorang Profesor di Jogyakarta mengatakan dengan kebencian terhadap Prabowo sangat mudah kata nya melengserkan Prabowo melengserkan Pak Harto dan Habeibi saja bisa apa lagi Prabowo kata nya .
Muhammad Said Didu membawa kabar dari kediaman Jusuf Kalla (JK). Sebuah “ramalan” tentang Juli-Agustus 2026 yang katanya akan menjadi neraka fiskal: defisit seribu triliunan rupiah, puskesmas tutup, hingga jalanan yang menganga tanpa perbaikan.
JK, politikus sepuh yang biasanya bicara tentang perdamaian, kini seolah-olah sedang menebar ancaman atas nasib ekonomi kita.
Pertanyaannya, perlukah seorang negarawan senior seperti JK menebar aroma pesimisme yang begitu pekat? Apakah ini sebuah peringatan tulus, ataukah ini adalah sebuah “agenda” yang dibungkus dengan pita keprihatinan?
JK bukan orang baru dalam urusan mencium arah angin. Ia adalah politikus yang tahu kapan harus diam dan kapan harus melempar granat kata-kata. Mengirim sembilan pesan rahasia lewat Said Didu untuk Prabowo Subianto —lengkap dengan daftar “tiga orang perusak” dan “tiga program bahaya”— adalah sebuah langkah teaterikal yang cerdas.
Apskah prediksi itu benar ada nya atau hanya Ilusi yang ingin balik berkuasa disaat usia sudah uzur .
Sementara Purbaya mengatakan Ekonomi dengan konsep Trilogi Soemitro justru berjalan dengan baik pertumbuhan pemerataan dan stabilitas ekonomi semakin kokoh pemerataan dan stabilitas justru berkat Program MBG dan Koperasi merah putih .
Rakyat sudah merasakan manfaat MBG dan Koperasi Merah Putih terus bergerak membangun infrastruktur nya ,jelas kedua program ini sesuai dengan pasal 33 UUD 1945.
“Pasal 33 kalau kita simak, sebetulnya sederhana tapi menggariskan apa yang akan mengamankan dan menyelamatkan negara,” ujar Presiden Prabowo .
Menurut Presiden, esensi bernegara tidak hanya prosedur demokratis, tetapi memastikan agar rakyat hidup dalam kesejahteraan. Tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, kata Presiden yakni melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.








Komentar