oleh

LONCENG KEMATIAN DI LANGIT TEHERAN

Targetnya, Iran tahu mereka tidak bisa mengalahkan militer AS, tapi mereka sangat tahu cara menghancurkan kampanye pemilihan ulang politisi di Washington melalui harga bensin.

–000–

Tiga, Skenario “Bom Waktu Nuklir”: Langkah Terakhir yang Nekat

Tanpa pemimpin yang bisa diajak bernegosiasi dan dengan doktrin pertahanan yang hancur, faksi garis keras di Teheran mungkin akan mengambil keputusan paling radikal: Mempercepat pembuatan hulu ledak nuklir.

Baca Juga  SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Dinamikanya, Jika Iran merasa invasi darat akan segera terjadi, mereka mungkin akan menggunakan kartu nuklir sebagai instrumen “pencegahan terakhir” (last resort).

Dampaknya adalah, kita tidak lagi bicara soal perang regional, melainkan ancaman nuklir nyata di ambang pintu Eropa dan Asia.

–000–

Keangkuhan Israel dan Amerika dalam meruntuhkan struktur kepemimpinan Iran mungkin akan dicatat sejarah sebagai kesalahan taktis yang fatal.

Baca Juga  MENJAHIT RETAKAN BATIN

Mereka berhasil membunuh seorang pemimpin, tapi mereka mungkin baru saja melahirkan ribuan martir yang tidak memiliki beban untuk menghancurkan tatanan dunia.

Akhirnya, selamat datang di era baru, di mana diplomasi telah mati, dan kita semua hanya menunggu giliran untuk terbakar. (***)

Pejaten, 1 Maret 2026
Pukul : 17.30

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *