“Anggaran untuk olahraga dan rumah tangga pejabat justru lebih besar dari sektor kesehatan dan pertanian. Di mana komitmen kerakyatannya?” sindirnya.
Mantan ketua KNPI pertama Provinsi Maluku Utara ini mendesak Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.
“APBD itu uang rakyat, dari pajak tukang ojek sampai pedagang kecil. Sudah seharusnya belanja daerah diarahkan untuk kebutuhan yang benar-benar menyentuh rakyat,” pungkasnya.














Komentar