Pemerintah daerah perlu berperan aktif memastikan agar manfaat hilirisasi dirasakan masyarakat lokal.Program pemberdayaan petani muda, penguatan UMKM rempah, serta kemitraan industri yang transparan menjadi hal penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bersifat top-down.
Selain itu, perguruan tinggi dan lembaga riset di Maluku Utara memiliki peran strategis dalam mendukung inovasi pengolahan rempah berbasis sains dan teknologi.Inilah saatnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dijalankan secara nyata.
Penutup: Dari Pinggiran ke Poros Dunia
Apa yang terjadi di Maluku Utara hari ini menunjukkan pergeseran paradigma pembangunan dari ekstraksi ke nilai tambah.
Dari ide seorang akademisi daerah hingga dukungan kebijakan nasional, Maluku Utara sedang menapaki jalannya menjadi pusat rempah dunia modern.
Langkah ini bukan sekadar upaya menghidupkan romantisme sejarah “Kepulauan Rempah,” melainkan strategi ekonomi masa depan yang berbasis pada kemandirian dan keadilan bagi petani.
Jika dikelola berkelanjutan, Maluku Utara dapat menjadi contoh bagaimana daerah pinggiran dapat tumbuh menjadi poros baru ekonomi nasional, melalui kekuatan yang lahir dari tanah dan tangan rakyatnya sendiri.
Ternate, 28/10/2025
Di Kaki Gunung Gamalama










Komentar