oleh

PELAYANAN RSUD CB TERUS MENUAI SOROTAN “PILU”.

-HEADLINE-43 Dilihat

 

PIKIRAN UMMAT.Com—Ternate||Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Maluku utara Chasan Busoiri kembali menuai sorotan tajam.

Sebuah unggahan status di Facebook atas nama Farida Djama yang Terkomfirmasi anggota DPRD provinsi Maluku utara mengisahkan kesedihan dan  penyesalan yang amat dalam atas pelayanan dokter yang dinilai buruk terhadap pasien yang tak lain adik kandung nya itu hingga menemui ajal.

Bagaimana adiknya yang HB nya kian drop itu tak bisa dipindahkan Nakes ke ICU untuk mendapat perawatan yang lebih intens karena masih menunggu Intruksi dokter yang tak berada di tempat dan putus Komonikasi dengan Nakes itu dikisahkan dengan pilu oleh anggota DPRD Malut beberapa periode ini.

Baca Juga  Arriving in Bumi Saruma, These Two Single Hal-Sel Hold a People's Bukber

Dia tak luput menyentil, mungkin demikian lah kondisi pelayanan kesehatan bagi sebuah provinsi yang meraih predikat sebagai provinsi terbahagia di Indonesia.

Unggahan status berjudul kisah amarilis 1 itu sontak menuai beragam komentar bernada kritik dan kecaman warga net.

Ada yang menuding sebagai bentuk malpraktek namun ada pula yang terkesan membela bahwa pelayanan kesehatan yang buruk disebabkan oleh peran Pemprov malut yang buruk.Dugaan penyelewengan anggaran hingga berbuntut tak terbayarkan nya hak-hak Nakes dan dokter ditenggarai sebagai penyebab buruknya pelayanan Nakes dan dokter.

Baca Juga  Menkes RI Ground Breakin Pembangunan RSUD Hal-Tim, Ir.Ricky Chaerul Richfat, MT, Sekda Haltim : Hal-Tim Punya Rumah Sakit Berstandar Nasional

Diawal narasi unggahan nya, Farida Djama menuturkan, sebagai anggota pansus LHP BPK Deprov Malut, dirinya bersama tim pansus meninjau RSUD Chasan Busoiri atau RSUD CB berkesempatan mendapat penjelasan Direktur RSUD CB bahwa RSUD CB telah memiliki perbaikan diberbagai hal termasuj kesiapan dokter.Saat itu, dia mengaku mengucap syukur karena masyarakat akan mendapat pelayanan lebih cepat dan lebih baik.

Baca Juga  Gugatan Farrel - H.Thaib di Tolak MK, Ubaid-Anjas Gas Gigi 2

“Kisah Amarilis 1….
Beberapa waktu lalu ketika saya masuk sebagai anggota pansus LHP BPK deprov. kami pernah meninjau RSU CB bertemu dengan direktur dan beberapa pejabatnya disana..ketika direktur memaparkan berbagai hal termasuk ketersediaan para dokter ahli kemudian dalam benak saya alhamdulillah masyarakat akan sudah bisa lebih dekat dan cepat mendapat pelayanan yang lebih  baik”tulis  dia dalam statusnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *