oleh

RUBRIK UTAMA : Dinilai Kalah Dengan AGK, TKD Maluku Utara Era Sherly-Sarbin Terjun Bebas 707 Miliar

-Rubrik Utama-625 Dilihat

MALUKU UTARA—Penurunan drastis Transfer Keuangan Daerah (TKD) Provinsi Maluku Utara hingga Rp707 miliar menandai babak kelam dalam tata kelola fiskal daerah. Di bawah pemerintahan Gubernur Sherly Tjoanda, Maluku Utara menghadapi penyusutan ruang fiskal yang paling parah sepanjang sejarah. Akibatnya, kemampuan daerah membiayai pembangunan lintas sektor menurun tajam, memperlambat pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan percepatan pembangunan.

1. Jejak TKD dari Era Stabil ke Era Krisis

Data berikut menunjukkan perbandingan tren TKD Provinsi Maluku Utara sejak era Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) hingga periode Sherly Tjoanda – Sarbin Sehe:

Tahun Gubernur dan Nilai TKD (Triliun Rupiah) Keterangan

2016 AGK 1.823,18 T—Awal periode pertama AGK; tren positif fiskal daerah

2017 AGK 1.908,79 T—TKD meningkat stabil

2018 AGK 2.102,74 T—Kenaikan didorong efisiensi belanja publik

2019 AGK 2.281,93 T—Pertumbuhan ekonomi daerah mulai terasa

2020 AGK 2.237,47 T—Pandemi, tetapi alokasi tetap relatif tinggi

2021 AGK 2.247,75 T—Stabil fokus pada pemulihan ekonomi

2022 AGK 2.108,96 T—Normalisasi pascapandemi

2023 AGK 2.652,29 T—Puncak kenaikan di akhir masa jabatan AGK.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *